Declan Rice Juru Kunci Arsenal

Declan Rice Juru Kunci Arsenal Menang Atas Bournemouth

Declan Rice Juru Kunci Arsenal Menang Atas Bournemouth

Declan Rice tampil sebagai juru kunci kemenangan Arsenal saat menaklukkan Bournemouth 3-2 di Vitality Stadium, Minggu dini hari (4 Januari 2026) WIB. Gelandang Inggris itu mencetak dua gol di babak kedua yang membalikkan keadaan dan mengokohkan posisi The Gunners di puncak klasemen Premier League 2025/2026.

Laga sempat berjalan berat bagi Arsenal ketika Evanilson memanfaatkan blunder Gabriel dan membawa Bournemouth unggul 1-0 pada menit ke-10. Namun hanya enam menit berselang, Gabriel menebus kesalahan dengan gol penyama kedudukan setelah kekacauan di depan gawang tuan rumah. Babak pertama berakhir 1-1, sebelum dominasi Arsenal benar-benar terlihat setelah jeda.

Declan Rice Jadi Kunci di Babak KeduaZ

Media Laliga365 meliput Rice mengantarkan Arsenal berbalik memimpin 2-1 pada menit ke-54 usai memanfaatkan umpan Martin Ødegaard dan melepaskan tembakan akurat dari tepi kotak penalti. Gelandang berusia 26 tahun itu kembali mengoyak jala Bournemouth pada menit ke-71, kali ini meneruskan assist Bukayo Saka untuk menjadikan skor 3-1. Tuan rumah sempat memperkecil ketinggalan lewat sepakan jarak jauh Eli Junior Kroupi pada menit ke-76, tetapi upaya mereka menyamakan kedudukan selalu digagalkan pertahanan Arsenal, termasuk ketika kiper Dorde Petrovic ikut maju di masa tambahan waktu.

Kemenangan 3-2 ini membuat Arsenal menjauh enam poin dari Aston Villa dan tujuh angka dari Manchester City yang masih menyimpan satu laga. Bagi Declan Rice, brace ke gawang Bournemouth menegaskan perannya sebagai jantung permainan sekaligus penentu hasil di momen krusial, tepat saat ia baru saja kembali dari cedera dan kembali memimpin The Gunners dalam perburuan gelar juara liga.

Declan Rice MVP Saat Bertandang Lawan Everton (2025)

Declan Rice MVP Saat Bertandang Lawan Everton (2025)

Declan Rice tampil sebagai pemain terbaik saat Arsenal menang tipis 1-0 atas Everton dalam lanjutan Premier League 2025/26 di Goodison Park, Minggu (21 Desember 2025) malam WIB. Walau gol kemenangan The Gunners lahir dari penalti Viktor Gyökeres pada menit ke-27, banyak media Inggris menempatkan Rice sebagai MVP berkat dominasi totalnya di lini tengah sepanjang 90 menit.

Sejak kick-off, Declan Rice menjadi poros permainan Arsenal ketika menahan tekanan awal Everton. Tekel bersih dan intersepnya berkali-kali memutus upaya transisi cepat tuan rumah, sementara distribusi bolanya yang akurat membantu tim keluar dari pressing dan mengalirkan serangan ke depan. Ketika Arsenal sudah unggul 0-1, Rice menaikkan perannya sebagai perisai lini belakang dengan disiplin menjaga area depan kotak penalti.

Tempo Permainan Dari Declan Rice

Performa Rice juga terlihat dari ketenangannya mengatur tempo di menit-menit krusial. Laliga365 menyebut saat Everton mencoba mengepung lewat bola-bola panjang, ia kerap memenangkan duel udara dan second ball, lalu menenangkan permainan dengan umpan sederhana namun tepat sasaran. Beberapa kali ia bahkan ikut mengancam dengan tembakan jarak jauh yang memaksa kiper tuan rumah melakukan penyelamatan.

Kemenangan 0-1 di markas Everton ini membuat Arsenal terus menempel persaingan papan atas Premier League, sementara status Declan Rice sebagai motor utama The Gunners di lini tengah kembali mendapat pengakuan. Bagi Mikel Arteta, penampilan komplet Rice—kokoh saat bertahan, cerdas saat membangun serangan—menjadi bukti bahwa investasi besar klub pada sang gelandang memang sepadan dan krusial dalam perburuan gelar musim ini.

Inter Milan Bantai Como 4-0 Nerazzurri ke Puncak Serie A

Inter Milan Bantai Como 4-0 Nerazzurri ke Puncak Serie A

Inter Milan meraih kemenangan telak 4-0 atas Como 1907 pada laga pekan ke-14 Serie A 2025/26 di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (7 Desember 2025) dini hari WIB. Hasil ini mengantar Nerazzurri naik ke puncak klasemen sementara dengan 30 poin, unggul dua angka dari AC Milan dan Napoli yang baru akan bermain.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan impresif Como yang sebelumnya tak terkalahkan dalam 11 laga liga beruntun. Inter juga menjadi tim pertama musim ini yang sanggup menjebol gawang pasukan Cesc Fabregas lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.

Lautaro Martinez Buka Pesta, Morata Cedera

Sejak menit pertama, Inter langsung menekan. Peluang cepat datang ketika lob Lautaro Martinez sudah mengarah ke gawang, namun berhasil dibelokkan Diego Carlos. Jean Butez kemudian menggagalkan peluang emas Nicolo Barella yang lolos sendirian.

LAPKV mengamati terjadi tekanan tinggi Inter berbuah gol di menit ke-11. Luis Henrique melakukan sprint dari sisi kanan sejak dari wilayah sendiri, mengecoh Jacobo Ramon, lalu mengirim umpan tarik mendatar yang diselesaikan Lautaro Martinez dengan sepakan first-time dari jarak sekitar 12 meter. Gol ini menjadi penanda awal dominasi tuan rumah atas Como.

Situasi Como makin berat ketika penyerang utama mereka, Alvaro Morata, mengalami masalah otot dan harus ditarik keluar pada menit ke-32. Masuknya Anastasios Douvikas memang menambah opsi di lini depan, tetapi Como tetap kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama dan nyaris tak menguji Yann Sommer.

Como Bangkit, Inter Mengamuk di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Como berusaha bangkit. Douvikas beberapa kali mendapat peluang, termasuk satu kesempatan emas ketika menerima umpan silang Jesus Rodriguez di tiang jauh, tetapi tendangannya malah melambung. Alex Valle juga sempat menyundul bola hasil umpan Nico Paz yang hanya melebar. Momen-momen ini sempat membuat tuan rumah berada di bawah tekanan.

Namun justru saat Como terlihat mulai percaya diri, Inter menambah keunggulan. Pada menit ke-59, sepak pojok Federico Dimarco disundul tipis Francesco Acerbi dan bola jatuh di depan gawang. Marcus Thuram yang sudah mengantisipasi situasi tersebut tinggal melakukan sontekan jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini sekaligus mematahkan rekor Como yang belum pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam satu laga Serie A musim ini.

Inter belum puas. Sembilan menit jelang waktu normal berakhir, Hakan Calhanoglu mencetak gol ketiga melalui tembakan keras dari luar kotak penalti setelah sebuah kombinasi apik yang melibatkan Barella, Lautaro, dan Henrikh Mkhitaryan. Enam menit kemudian, Dimarco kembali berperan lewat umpan silang mendatar ke tiang jauh yang disambar Carlos Augusto dengan voli kaki kiri, menggenapkan skor menjadi 4-0.

Christian Chivu memanfaatkan keunggulan nyaman ini untuk melakukan rotasi, memasukkan pemain-pemain seperti Carlos Augusto, Pio Esposito, dan Andy Diouf untuk menjaga intensitas. Inter tetap berbahaya hingga menit akhir, sementara Como gagal menciptakan gol balasan meski unggul tipis dalam penguasaan bola.

Puncak Klasemen dan Pernyataan Serius Inter

Kemenangan telak ini membuat Inter mengoleksi 30 poin dari 14 pertandingan, unggul dua poin dari AC Milan dan Napoli yang masih menyimpan satu laga. Como sendiri tertahan di peringkat keenam dengan 24 poin dan harus menata ulang momentum setelah rekor tak terkalahkan mereka berakhir di San Siro.

Lautaro Martinez menegaskan bahwa kemenangan besar ini bukan hanya soal skor, tetapi juga pesan yang ingin disampaikan Inter kepada para pesaing dalam perburuan Scudetto. Sang kapten menyoroti mentalitas tim yang ingin terus membawa pulang tiga poin, terutama melawan tim yang sedang dalam performa bagus seperti Como.

Di sisi lain, Cesc Fabregas mencoba mengambil sisi positif dari kekalahan telak ini. Menurutnya, pujian beruntun kadang membuat tim sulit berkembang, sedangkan kekalahan besar seperti di San Siro bisa menjadi momen refleksi penting untuk memperbaiki banyak hal.

Bagi Inter, laga ini menjadi “pernyataan kuat” bahwa mereka masih menjadi salah satu favorit utama juara Serie A 2025/26. Empat gol dari empat nama berbeda, permainan kolektif yang rapi, serta kemampuan menaklukkan salah satu tim paling sulit dikalahkan musim ini, membuat Nerazzurri mengirim sinyal tegas: persaingan di papan atas akan berputar di sekitar mereka.

Persib Kembali Berlatih di GBLA Sebagai Persiapan Kunci (2025)

Persib Kembali Berlatih di GBLA Sebagai Persiapan Kunci (2025)

Skuad Persib Bandung kembali menggelar sesi latihan terbuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Selasa pagi, menandai intensifikasi persiapan menuju laga penting mendatang. Melalui unggahan resmi di akun Instagram tim, manajemen menyampaikan bahwa seluruh penggawa tim sudah siap menghadapi pertandingan. Latihan di GBLA sendiri memiliki makna strategis: di samping menjadi kandang tim, stadion ini memungkinkan latihan dengan suasana dan kondisi yang mirip dengan hari pertandingan.

Fokus Latihan dan Atmosfer Suasana Latihan

Dalam sesi latihan tersebut, Direktur Teknik Persib menegaskan bahwa tim akan mengintensifkan aspek fisik dan taktik – mulai dari pressing tinggi, penguasaan bola cepat, hingga kombinasi serangan balik. Unggahan Instagram Persib memperlihatkan para pemain yang mengenakan warna latihan tim utama, berlatih di lapangan dengan spidol oranye sebagai batas area drill. Suasana latihan di GBLA juga dibalut semangat Bobotoh: manajemen mengajak suporter untuk hadir mengisi tribun dan memberi dukungan penuh agar dukungan tersebut turut menjadi energi tambahan bagi pemain. dilansir dari LAPKV

Kenapa GBLA Penting dan Tantangan Latihan Terkini

GBLA bukan sekadar stadion biasa bagi Persib Bandung—gedung ini menjadi markas besar tim di Kota Bandung dan memiliki kapasitas serta fasilitas yang mendukung agenda Liga. Namun, seperti dilaporkan sebelumnya, lapangan GBLA sempat menghadapi tantangan kualitas rumput yang memaksa tim latihan berpindah sementara. Kini, dengan manajemen yang menegaskan penggunaan lapangan secara selektif, latihan di arena ini menjadi momentum penting untuk memanfaatkan keunggulan kandang. Keputusan tim kembali berlatih di GBLA mencerminkan kesiapan penuh Persib menjelang laga berikutnya, sekaligus menunjukkan bahwa manajemen ingin mengoptimalkan keuntungan kandang dalam persaingan musim ini.

Julián Alvarez Gol Pembuka Antar Kemenangan 3-1 (2025)

Julián Alvarez Gol Pembuka Antar Kemenangan 3-1 (2025)

Atlético Madrid berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 3-1 saat menghadapi Union Saint-Gilloise pada 4 November 2025 di fase grup UEFA Champions League 2025–26. Julián Álvarez membuka keunggulan tim tuan rumah dengan tendangan voli yang memukau di menit ke-39 setelah menerima umpan matang dari Giuliano Simeone.

Gol pembuka ini memberikan momentum penting bagi Atlético yang sempat tampil kurang meyakinkan. Meski mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menembus pertahanan rapat Union SG hingga masuk menit ke-39 ketika Álvarez memanfaatkan ruang yang tercipta dan memecah kebuntuan.

Union SG kemudian mencoba bangkit dan sempat memperkecil skor melalui header Ross Sykes menit ke-80, namun Atlético menutup laga dengan gol ketiga dari Marcos Llorente di menit injury time. Sementara itu, gol kedua Atlético dicetak oleh Conor Gallagher menit ke-72 melalui serangan balik cepat.

Peran Álvarez dan Arti Gol di Momen Krusial

Álvarez, yang telah datang ke Atlético dengan harapan besar, menunjukkan bahwa ia mampu tampil sebagai pemecah kebuntuan di laga besar. Golnya dari voli tersebut bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal timing — terjadi tepat sebelum turun minum, memberikan kelegaan dan keunggulan psikologis bagi tim. Hal ini sangat penting mengingat Atlético sempat terseok‐seok di beberapa laga sebelumnya yang disponsori INDOBET365.

Pelatih Diego Simeone pun menekankan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal gol, tetapi soal karakter dan ketahanan tim dalam menghadapi tekanan. Dengan gol pembuka oleh Álvarez, Atlético mampu mengendalikan jalannya laga meskipun menghadapi lawan yang solid dalam pertahanan.

Implikasi Kemenangan dan Tantangan ke Depan

Dengan kemenangan ini, Atlético Madrid mengumpulkan 6 poin dari 4 pertandingan di babak grup dan menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Gol pembuka Álvarez turut membuktikan bahwa kolektivitas tim serta kontribusi pemain kunci bisa menjadi penentu di kompetisi Eropa.

Namun, Atlético masih memiliki pekerjaan rumah — performa mereka belum konsisten, dan gol pembukaan ini harus diikuti dengan konsistensi dalam menjaga keunggulan, terutama saat menghadapi lawan yang tak mudah. Bagi Álvarez, gol ini bisa menjadi titik balik penyesuaian dalam klub baru dan memperkuat posisinya sebagai pemain penting.

Turki Hajar Georgia 4-1 di Kandang Sendiri (2025)

Turki Hajar Georgia 4-1 di Kandang Sendiri (2025)

Tim nasional Turki tampil dominan dan sukses mengalahkan Georgia dengan skor 4-1 pada laga kualifikasi Piala Dunia Grup E yang digelar di Stadion Kocaeli yang di sponsori Bandar Judi Bola juga. Kemenangan ini memperlihatkan bahwa Turki bukan hanya mampu tampil agresif di kandang, tetapi juga efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.

Gol Pembuka Yildiz, Demiral Gandakan & Akgün Tambah Keunggulan

Gol pembuka Turki datang cepat di menit ke-14, melalui tendangan Kenan Yildiz yang menembus pertahanan Georgia. Turki kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-22 lewat heading kuat dari Merih Demiral, menyambut umpan sepak pojok dari Hakan Çalhanoğlu. Sebelum babak pertama usai, Yunus Akgün memperlebar keunggulan menjadi 3-0 lewat aksi individu yang menuntut perhatian lebih dari pertahanan lawan. Semua ini menunjukkan kualitas lini depan Turki yang bergerak cepat dan memanfaatkan ruang.

Georgia Balik Sedikit, Tapi Demiral Pastikan Pesta

Georgia sempat memperkecil skor lewat gol balasan mereka, menciptakan harapan kecil untuk comeback. Namun Turki tidak memberi ampun: di menit ke-52, Demiral kembali mencetak gol — kali ini dari sundulan memanfaatkan umpan set piece — memastikan kemenangan 4-1 dan menegaskan dominasi tim tuan rumah. Kemenangan ini juga menunjukkan bagaimana Turki bisa menutup laga dengan aman meskipun ada tekanan balik dari tim lawan. (Daily Sabah)

Analisis Kekuatan & Aspek yang Masih Perlu Dibenahi

Turki menunjukkan ketajaman dalam situasi bola mati dan sepak pojok — yang menghasilkan dua gol Demiral. Kreativitas di sayap juga terlihat saat Akgün dan Yildiz memecah garis pertahanan Georgia lewat pergerakan dan operan cepat. Namun masih ada celah: Georgia sesekali memberi tekanan melalui serangan balik dan tim Turki harus bekerja keras menjaga konsentrasi. Selain itu, penyelesaian peluang di area penalti juga menjadi aspek yang bisa disempurnakan di laga-laga mendatang agar margin kemenangan tak selalu tipis.

Implikasi & Posisi Klasemen

Kemenangan 4-1 membuat Turki menguat di posisi kedua klasemen Grup E, memperkecil jarak mereka dengan pemimpin grup. Dengan momentum ini, Turki dapat memasuki laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi dan tekanan yang menguntungkan mereka. Georgia, meskipun kekalahan ini cukup meyakinkan, tetap memiliki peluang jika bisa bangkit di pertandingan sisa — tetapi performa malam itu menjadi pengingat bahwa konsistensi sangat dibutuhkan di grup yang kompetitif.

Napoli Kembali Menang Tipis 3-2 atas Pisa

Napoli Kembali Menang Tipis 3-2 atas Pisa, Rekor Sempurna Berlanjut

Napoli melanjutkan langkah sempurnanya di Serie A musim 2025/26 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas tim promosi Pisa di Stadion Diego Armando Maradona. Pertandingan ini tidak mudah bagi mereka: meski sempat unggul dan tampak menguasai pertandingan, tim asuhan Antonio Conte sempat kecolongan momentum sebelum akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan.

Gol Awal & Reaksi Pisa

Di babak pertama, Napoli mengambil kendali permainan melalui gol Billy Gilmour. Bola hasil defleksi dari tembakannya mampu membobol gawang Pisa dan memberi tim tuan rumah keunggulan sebelum jeda. Keunggulan ini kemudian diganggu setelah Portugal diberi hadiah penalti untuk Pisa di babak kedua—M’Bala Nzola berhasil mengeksekusi penalti itu dan menyamakan skor untuk tim tamu.

Spinazzola & Lucca Tambah Gol, Drama Menjelang Akhir

Napoli tidak rela kehilangan kendali. Di menit ke-73, Leonardo Spinazzola melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Pisa, mengembalikan keunggulan. Kemudian di menit ke-82, Lorenzo Lucca mencetak gol dari sudut sempit, melewati bek lawan dan memperlebar skor menjadi 3-1. Namun drama belum selesai: di menit 90, kondisi berubah saat Giovanni Di Lorenzo gagal mengantisipasi bola dengan baik di dalam kotak, memberi kesempatan bagi Pisa untuk memperkecil jarak lewat Lorran. Skor akhirnya bertahan 3-2 untuk kemenangan Napoli.

Analisis Performa & Catatan Penting

Walau menang, Napoli tidak bisa merasa sepenuhnya aman. Mereka tampak kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir, yang nyaris memungkinkan Pisa mencuri poin. Spinazzola sendiri mengakui bahwa timnya “harus menyelesaikan pertandingan dengan lebih baik” agar tidak memberi peluang lawan kembali ke laga. Statistik menunjukkan bahwa Napoli masih menjadi tim yang paling konsisten di Serie A hingga saat ini, dengan koleksi poin maksimal setelah empat pertandingan. Pisa, di sisi lain, tetap berada di dasar klasemen dengan satu poin.

Kesimpulan

Kemenangan 3-2 atas Pisa menegaskan bahwa Napoli belum menyerah menunjukkan dominasinya. Gol dari pemain seperti Gilmour, Spinazzola, dan Lucca membuktikan kedalaman skuad mereka. Meski performa di menit akhir sempat goyah, mental bertahan yang baik akhirnya membawa tiga poin penting. Pisa, meskipun tampil menekan di beberapa periode, masih butuh memperbaiki penyelesaian akhir dan menjaga fokus agar tidak kalah terlalu tipis seperti ini.

Cara Mudah Login ke Situs Judi Bola Terpercaya

Judi bola adalah permainan yang menarik minat banyak orang, dari pemain berpengalaman hingga pemula yang baru ingin mencoba. Namun, banyak pemula yang sering kali tergiur dan bermain di situs palsu, yang akhirnya merugikan mereka. Untuk menghindari hal ini, penting untuk mengetahui cara login ke situs bbm88 yang tepercaya.

Berikut adalah panduan untuk login ke situs judi bola terpercaya.

Cari Agen Terpercaya

Hati-hati dengan hype di masyarakat yang membuat banyak pemain asal memilih situs yang terlihat sama padahal esensinya berbeda. Untuk bermain judi bola dengan aman, pilih agen bola tepercaya. Tanyakan rekomendasi kepada teman atau orang yang sudah berpengalaman. Jika respons mereka positif, Anda bisa menjadikannya referensi. Jika tidak, coba cari di internet dan perhatikan tanggapan orang-orang di kolom komentar. Cari setidaknya tiga referensi dan bandingkan mana yang memiliki respons terbaik.

Buat Akun Judi Bola

Setelah memilih dan menentukan situs, kunjungi atau instal aplikasi situs tersebut. Ikuti proses pendaftaran, dan pastikan Anda membaca syarat dan ketentuannya agar tidak terjadi salah paham di kemudian hari. Daftarlah dan Anda akan mendapatkan username serta kata sandi untuk masuk dan bermain judi bola dengan nyaman. Sedikit tips, simpan baik-baik detail login Anda, misalnya dengan menuliskannya atau mengambil tangkapan layar, agar tidak lupa.

Siapkan Nomor Rekening

Setelah mendapatkan akses dan memulai permainan, pastikan Anda memiliki nomor rekening pribadi untuk bertransaksi. Meskipun saat mendaftar Anda bisa menggunakan rekening orang lain, disarankan untuk memiliki rekening sendiri. Isi saldo minimal sebesar Rp20.000 untuk bisa mulai bermain. Semakin besar saldo yang Anda miliki, semakin banyak bonus dan cashback menarik yang bisa Anda dapatkan dari bandar bola tersebut.

Jika semua langkah sudah Anda ikuti, pastikan untuk selalu berhati-hati dalam setiap transaksi. Setelah itu, nikmati permainannya dan menangkan berbagai hadiah menari. Selamat bermain dan semoga kalian beruntung agar bisa mendapatkan jackpot besar setiap hari tanpa harus mengalami kekalahan!

 

 

 

 

England Menang Telak 5–0 atas Serbia (2025)

England Menang Telak 5–0 atas Serbia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Awal Pertandingan Penuh Intensitas

Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, menjadi saksi bagaimana Timnas Inggris tampil dominan melawan Serbia. Sejak menit pertama, anak asuh Thomas Tuchel menekan tuan rumah dengan serangan cepat dari sisi sayap dan penguasaan bola yang solid.

Harry Kane Jadi Pembuka Gol

Kapten tim, Harry Kane, membuka keunggulan lewat sundulan tajam di babak pertama. Gol ini menandai torehan internasionalnya yang ke-74 bersama The Three Lions, sekaligus memberikan kepercayaan diri penuh untuk skuad Inggris dalam menguasai jalannya pertandingan.

Gol Perdana Madueke, Konsa, dan Guehi

Kemenangan Inggris terasa semakin spesial karena tiga pemain muda berhasil mencetak gol perdana mereka di level internasional. Noni Madueke, Ezri Konsa, dan Marc Guehi masing-masing mencatatkan nama di papan skor, menegaskan kedalaman skuad Tuchel.

Rashford Tutup Pesta Gol

Menjelang akhir laga, Marcus Rashford menutup pesta dengan gol melalui titik putih. Penalti tersebut memastikan Inggris menutup laga dengan skor akhir 5–0, hasil yang membuat mereka semakin kokoh di puncak Grup K.

Rekor Sempurna di Grup K

Dengan kemenangan ini, Inggris mencatat lima kemenangan beruntun di Grup K dan mengoleksi 15 poin penuh. Hasil tersebut menjauhkan mereka tujuh angka dari Albania di posisi kedua dan semakin mendekatkan langkah menuju Piala Dunia 2026.

Pujiannya Thomas Tuchel

Pelatih Thomas Tuchel memuji kerja keras timnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai “statement win” yang menunjukkan perkembangan pesat dari permainan Inggris. Menurut Tuchel, keseimbangan antara pemain senior dan talenta muda menjadi kunci keberhasilan mereka.

Insiden di Tribun

Meski pertandingan berjalan mulus di lapangan, laga sempat dihentikan karena sorotan laser ke arah pemain Inggris dan ketegangan di tribun. Polisi anti-kerusuhan harus turun tangan, namun situasi bisa segera dikendalikan tanpa gangguan besar.

Kesimpulan

Kemenangan telak 5–0 atas Serbia ini menegaskan status Inggris sebagai favorit utama di kualifikasi. Dengan perpaduan pemain senior berpengalaman dan bintang muda yang bersinar, The Three Lions semakin percaya diri menyongsong Piala Dunia 2026.

JJ Gabriel: ‘Kid Messi’ MU yang Siap Bikin Sejarah (2025)

JJ Gabriel: ‘Kid Messi’ MU yang Siap Bikin Sejarah

Debut Spektakuler di Tim U18

JJ Gabriel — yang bernama lengkap Joseph Junior Andreou Gabriel — mencetak sejarah saat menjadi pemain termuda yang tampil di tim Under-18 Manchester United, debut di usia baru 14 tahun. Dalam laga 13–1 atas Leeds, ia langsung mencetak dua gol dari bangku cadangan, menunjukkan kualitas di level di atas usianya.

Promosi Kilat dan Kontrak Jangka Panjang

Musim panas ini, JJ Gabriel resmi menandatangani kontrak jangka panjang dengan MU, mengakhiri minat dari klub raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Bayern. Intervensi kuat dari Jason Wilcox dan Matt Hargreaves menjadi kunci penyegelan masa depannya di Old Trafford.

Penampilan Gemilang dan Tanda Tangan Nike

Sebelumnya ia telah mencetak 15 gol dan 6 assist dalam 13 pertandingan untuk skuad akademi—menjadikannya salah satu talenta paling produktif. Julukannya, “Kid Messi”, mulai viral sejak video debutnya di YouTube. Tak hanya itu, ia juga menjadi wajah baru Nike, menggantikan Adidas sebagai sponsor utama sepatu dan apparelnya.

Masuk ke Pelatihan Tim Utama Bersama Dear Amatir

Sebagai tanda betapa tinggi reputasinya, manajer Ruben Amorim telah mengintegrasikan JJ Gabriel ke dalam sesi latihan tim utama secara berkala — langkah yang sangat tidak biasa untuk pemain seusianya.

Siap Jadi Pemain Premier League Termuda

Dengan kontrak jangka panjang dan dukungan penuh dari klub, Gabriel dianggap sebagai calon pemain termuda Manchester United yang akan debut di Premier League. Dia masih beranak hingga Oktober nanti — menambah drama tersendiri untuk catatan usia debut profesional.

Ringkasan Singkat

Aspek Utama Detail
Debut Gemilang U18 MU debut usia 14 tahun, 2 gol debut
Kontrak & Loyalitas Kontrak lama usai intervensi staf direksi
Produktivitas Akademi 15 gol & 6 assist dalam 13 laga akademi
Nak di Tim Utama Latihan bersama senior, dukungan penuh Amorim
Prospek Premier League Berpotensi jadi debutan termuda di era modern